๐Ÿ“ž WA: 0878-7824-0845 โœ… Konsultan Pajak Resmi โšก Konsultasi Cepat 24/7 ๐Ÿ“ Kantor di Jakarta Barat ๐Ÿ’ผ Melayani Seluruh Indonesia ๐ŸŽ Konsultasi Awal GRATIS ๐Ÿ“ž WA: 0878-7824-0845 โœ… Konsultan Pajak Resmi โšก Konsultasi Cepat 24/7 ๐Ÿ“ Kantor di Jakarta Barat
Artikel Pajak

Pajak Jasa Konstruksi di Indonesia: Tarif, Cara Hitung, dan Kewajiban

๐Ÿ‘ค Krisna Setiawan ๐Ÿ“… 12 Mei 2026 โฑ๏ธ 2 menit baca

—

## Usaha Konstruksi Punya Skema Pajak Khusus

Jasa konstruksi mendapat perlakuan pajak khusus di Indonesia โ€” menggunakan **PPh Final**, bukan PPh umum. Ini berlaku untuk kontraktor, subkontraktor, konsultan perencana, dan konsultan pengawas.

—

## PPh Final Jasa Konstruksi

Dasar hukum: **PP No. 9 Tahun 2022** (berlaku mulai 2022).

### Tarif PPh Final Konstruksi

| Jenis Usaha | Kualifikasi | Tarif |
|————-|————-|——-|
| Pelaksana konstruksi | Kecil (sertifikat kecil) | **1,75%** |
| Pelaksana konstruksi | Menengah & Besar | **2,65%** |
| Pelaksana konstruksi | Tidak bersertifikat | **4%** |
| Perancang/Pengawas | Bersertifikat | **3,5%** |
| Perancang/Pengawas | Tidak bersertifikat | **6%** |

**Dihitung dari:** Nilai kontrak atau pembayaran (mana yang lebih dahulu).

—

## Siapa yang Memotong PPh?

| Pengguna Jasa | Cara Bayar |
|—————|————|
| Badan (PT, CV, Yayasan) | **Dipotong** oleh pengguna jasa saat bayar |
| Orang pribadi non-usaha | Kontraktor **setor sendiri** |
| Pemerintah (APBN/APBD) | **Dipotong** oleh bendahara |

—

## PPN Jasa Konstruksi

Jasa konstruksi **dikenakan PPN 11%** jika kontraktor sudah PKP.

Penghitungan PPN:
– **Dasar Pengenaan Pajak (DPP):** Nilai kontrak (termasuk material)
– **PPN:** 11% ร— DPP

**Catatan:** Material bangunan yang dibeli kontraktor dapat dikreditkan sebagai Pajak Masukan jika sudah PKP.

—

## Contoh Perhitungan

**Proyek:** Pembangunan gudang, nilai kontrak Rp 2 miliar
**Kontraktor:** PT ABC, kualifikasi menengah (bersertifikat)

“`
Nilai kontrak : Rp 2.000.000.000
PPh Final (2,65%) : Rp 53.000.000 โ†’ dipotong pengguna jasa
PPN (11%) : Rp 220.000.000 โ†’ dibayar pengguna jasa ke kontraktor

Yang diterima kontraktor:
= Rp 2.000.000.000 + Rp 220.000.000 – Rp 53.000.000
= Rp 2.167.000.000
“`

—

## Kewajiban Pelaporan

### Kontraktor (Penyedia Jasa):
– Laporkan penghasilan jasa konstruksi di **SPT Tahunan** (sebagai PPh Final)
– Simpan bukti potong dari pengguna jasa

### Pengguna Jasa (Pemberi Kerja):
– Setor PPh yang dipotong ke kas negara paling lambat **tanggal 10 bulan berikutnya**
– Lapor di **SPT Masa PPh Unifikasi**
– Terbitkan **Bukti Potong** untuk kontraktor

—

## Kesalahan Umum di Lapangan

โŒ **Kontraktor tanpa sertifikat** โ†’ sering salah tarif (harusnya 4%, dibayar 1,75%)
โŒ **Proyek bayar tunai ke tukang** โ†’ pengguna jasa lupa setor PPh sendiri
โŒ **Subkontraktor tidak dipotong** โ†’ semua pembayaran ke subkon juga wajib dipotong

—

## Kesimpulan

| Aspek | Detail |
|——-|——–|
| Jenis pajak | PPh Final + PPN |
| Tarif PPh | 1,75% โ€“ 6% tergantung kualifikasi |
| Yang memotong | Pengguna jasa (jika badan/pemerintah) |
| Pelaporan | SPT Masa Unifikasi + SPT Tahunan |

Punya proyek konstruksi dan butuh bantuan urus pajak kontraktor atau subkon? **[Hubungi Krisnatax โ†’](#)**

—

*Ditulis oleh tim Krisnatax. Diperbarui Mei 2025.*

๐Ÿ“ž Butuh Bantuan Langsung?

Punya pertanyaan spesifik tentang topik di atas? Pak Krisna Setiawan siap bantu jawab via WhatsApp โ€” gratis konsultasi awal.

๐Ÿ’ฌ Chat Krisna Sekarang
๐Ÿ‘ค

Krisna Setiawan

Konsultan pajak resmi yang berkantor di Jakarta Barat. Menangani SPT, PPh, PPN, sengketa pajak, dan tax planning untuk UMKM hingga korporasi.

๐Ÿ’ฌ Hubungi via WhatsApp โ†’
๐Ÿ’ฌ