—
## Usaha Konstruksi Punya Skema Pajak Khusus
Jasa konstruksi mendapat perlakuan pajak khusus di Indonesia โ menggunakan **PPh Final**, bukan PPh umum. Ini berlaku untuk kontraktor, subkontraktor, konsultan perencana, dan konsultan pengawas.
—
## PPh Final Jasa Konstruksi
Dasar hukum: **PP No. 9 Tahun 2022** (berlaku mulai 2022).
### Tarif PPh Final Konstruksi
| Jenis Usaha | Kualifikasi | Tarif |
|————-|————-|——-|
| Pelaksana konstruksi | Kecil (sertifikat kecil) | **1,75%** |
| Pelaksana konstruksi | Menengah & Besar | **2,65%** |
| Pelaksana konstruksi | Tidak bersertifikat | **4%** |
| Perancang/Pengawas | Bersertifikat | **3,5%** |
| Perancang/Pengawas | Tidak bersertifikat | **6%** |
**Dihitung dari:** Nilai kontrak atau pembayaran (mana yang lebih dahulu).
—
## Siapa yang Memotong PPh?
| Pengguna Jasa | Cara Bayar |
|—————|————|
| Badan (PT, CV, Yayasan) | **Dipotong** oleh pengguna jasa saat bayar |
| Orang pribadi non-usaha | Kontraktor **setor sendiri** |
| Pemerintah (APBN/APBD) | **Dipotong** oleh bendahara |
—
## PPN Jasa Konstruksi
Jasa konstruksi **dikenakan PPN 11%** jika kontraktor sudah PKP.
Penghitungan PPN:
– **Dasar Pengenaan Pajak (DPP):** Nilai kontrak (termasuk material)
– **PPN:** 11% ร DPP
**Catatan:** Material bangunan yang dibeli kontraktor dapat dikreditkan sebagai Pajak Masukan jika sudah PKP.
—
## Contoh Perhitungan
**Proyek:** Pembangunan gudang, nilai kontrak Rp 2 miliar
**Kontraktor:** PT ABC, kualifikasi menengah (bersertifikat)
“`
Nilai kontrak : Rp 2.000.000.000
PPh Final (2,65%) : Rp 53.000.000 โ dipotong pengguna jasa
PPN (11%) : Rp 220.000.000 โ dibayar pengguna jasa ke kontraktor
Yang diterima kontraktor:
= Rp 2.000.000.000 + Rp 220.000.000 – Rp 53.000.000
= Rp 2.167.000.000
“`
—
## Kewajiban Pelaporan
### Kontraktor (Penyedia Jasa):
– Laporkan penghasilan jasa konstruksi di **SPT Tahunan** (sebagai PPh Final)
– Simpan bukti potong dari pengguna jasa
### Pengguna Jasa (Pemberi Kerja):
– Setor PPh yang dipotong ke kas negara paling lambat **tanggal 10 bulan berikutnya**
– Lapor di **SPT Masa PPh Unifikasi**
– Terbitkan **Bukti Potong** untuk kontraktor
—
## Kesalahan Umum di Lapangan
โ **Kontraktor tanpa sertifikat** โ sering salah tarif (harusnya 4%, dibayar 1,75%)
โ **Proyek bayar tunai ke tukang** โ pengguna jasa lupa setor PPh sendiri
โ **Subkontraktor tidak dipotong** โ semua pembayaran ke subkon juga wajib dipotong
—
## Kesimpulan
| Aspek | Detail |
|——-|——–|
| Jenis pajak | PPh Final + PPN |
| Tarif PPh | 1,75% โ 6% tergantung kualifikasi |
| Yang memotong | Pengguna jasa (jika badan/pemerintah) |
| Pelaporan | SPT Masa Unifikasi + SPT Tahunan |
Punya proyek konstruksi dan butuh bantuan urus pajak kontraktor atau subkon? **[Hubungi Krisnatax โ](#)**
—
*Ditulis oleh tim Krisnatax. Diperbarui Mei 2025.*